Info Produk

EAVision J150 Curi Perhatian di Agrishow 2026: Drone Sprayer untuk Lahan Berkontur

Drone J150 dipamerkan di Agrishow 2026 dengan kemampuan mengikuti kontur lahan dan deteksi rintangan 360°.

28 September 2026 · Redaksi DASS

EAVision J150 Curi Perhatian di Agrishow 2026: Drone Sprayer untuk Lahan Berkontur

Tidak semua lahan pertanian datar dan rapi. Perkebunan di perbukitan, sawah terasering, dan tanaman dengan kanopi rapat sering menyulitkan penyemprotan, baik secara manual maupun dengan drone.

Tantangan inilah yang coba dijawab EAVision lewat drone J150. Pada pameran Agrishow 2026 di Brasil (27 April–1 Mei 2026), EAVision memamerkan kemampuan terbang otomatis J150 di kondisi lahan yang kompleks melalui area demonstrasi langsung.

Kenapa Lahan Berkontur Jadi Masalah?

Agar hasil semprot merata, drone harus menjaga jarak yang stabil dari tanaman. Di lahan miring atau berundak, ketinggian tanah terus berubah. Jika drone terbang terlalu tinggi, cairan mudah terbawa angin. Jika terlalu rendah, drone berisiko menabrak tanaman atau rintangan.

Keunggulan EAVision J150

Mengikuti Kontur Lahan Secara Aktif

J150 dilengkapi fitur terrain following aktif yang menjaga ketinggian terbang tetap stabil mengikuti permukaan lahan. Dalam salah satu uji lapangan, J150 mampu menyemprot lahan terasering yang curam dengan ketinggian dan cakupan semprot yang tetap konsisten.

Deteksi Rintangan 360°

Sistem 360° Laser Compound Eye Perception menggabungkan teknologi compound eye dan radar terarah untuk mendeteksi rintangan ke segala arah hingga jarak 150 meter, sehingga drone tidak memiliki titik buta.

Satu Drone, Banyak Fungsi

Selain menyemprot, J150 dapat dipakai untuk menebar pupuk atau benih, mengangkut barang, dan memetakan lahan. Laju alir semprotnya mencapai 40 liter per menit, muatan tebar hingga 80 kg, dan pemetaan hingga 13,3 hektare dalam satu kali terbang.

Manfaat bagi Petani dan Perkebunan

Penyemprotan yang lebih merata membantu pupuk dan pestisida bekerja lebih efektif. Karena prosesnya otomatis, kebutuhan tenaga kerja berkurang dan operator tidak perlu terpapar langsung bahan kimia di lapangan.

Kemampuan menjaga ketinggian di lahan miring juga membuat drone ini cocok untuk perkebunan di daerah perbukitan yang banyak ditemui di Indonesia.

Kesimpulan

EAVision J150 menunjukkan arah perkembangan drone pertanian saat ini: bukan hanya mengangkut lebih banyak, tetapi juga lebih cerdas membaca kondisi lahan. Untuk lahan berkontur, kemampuan ini bisa menjadi pembeda utama.


EAVision J150 tersedia di DASS. Sebagai distributor resmi EAVision, kami siap membantu demo dan perhitungan kebutuhan drone untuk lahan Anda. Lihat detail J150.

Butuh saran? Hubungi kami.

Sumber: GlobeNewswire, DroneXL.

← Kembali ke Berita & Artikel