Berita Industri

Kejar Swasembada Pangan 2027: Mengapa Traktor, Combine Harvester, dan Drone Kini Jadi Kebutuhan Utama Petani

Bantuan alsintan mengalir ke banyak daerah demi swasembada pangan 2027. Ini alasan traktor, combine harvester, dan drone kini jadi kebutuhan utama, plus tips memilihnya.

16 Oktober 2026 · Redaksi DASS

Kejar Swasembada Pangan 2027: Mengapa Traktor, Combine Harvester, dan Drone Kini Jadi Kebutuhan Utama Petani

Sepanjang Oktober 2026, berita bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) datang dari banyak daerah. Pemkab Trenggalek menyalurkan puluhan unit alsintan dari APBN, mulai dari traktor hingga mesin panen, untuk mempercepat masa tanam menuju target swasembada pangan 2027. Pemkab Ciamis menyerahkan 73 unit, terdiri dari 10 traktor roda empat, 32 traktor roda dua, 30 pompa air, dan satu mesin tanam padi. Pemprov Jawa Timur mencatat sudah memfasilitasi 341 unit alsintan selama 2026.

Pesan dari semua berita itu sama: mekanisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan.

Tenaga Kerja Makin Sedikit, Musim Tanam Tidak Bisa Menunggu

Dinas pertanian di Ciamis menyebut teknologi pertanian kini mendesak karena tenaga kerja di sawah makin terbatas. Banyak petani muda beralih ke sektor lain, sementara jadwal tanam dan panen tetap mengikuti musim. Terlambat mengolah lahan beberapa minggu saja bisa menggeser satu musim tanam.

Di sinilah alsintan berperan. Pemerintah daerah menyebut alsintan membuat budidaya lebih efisien, waktu tanam lebih tepat, dan kehilangan hasil saat panen berkurang.

Produksi Naik, Tantangannya Menjaga Konsistensi

Menurut proyeksi BPS, produksi beras Januari–Agustus 2026 mencapai sekitar 25,28 juta ton, sedikit di atas periode yang sama tahun lalu. Kementerian Pertanian menyebut kuncinya ada di tiga hal: pupuk tersedia, alsintan dimanfaatkan, dan air terjamin.

Artinya, setelah produksi naik, tantangan berikutnya adalah menjaganya tetap stabil: mengolah lahan lebih cepat, panen lebih bersih, dan merawat tanaman lebih tepat.

Drone Pertanian Ikut Didorong Pemerintah

Selain traktor dan mesin panen, drone makin sering dipakai di lapangan. Kementan bekerja sama dengan CropLife Indonesia mendorong penggunaan drone untuk penyemprotan pestisida yang lebih terukur. Kementan juga menggandeng Universitas Hasanuddin memproduksi 50 unit drone penyemprot dan penebar untuk 46 kabupaten/kota, dan di lahan cetak sawah rakyat Muara Enim drone dipakai untuk menebar benih.

Keunggulan drone ada pada kecepatan dan ketepatan. Satu drone bisa menyemprot atau menebar pupuk dan benih di lahan luas dengan volume larutan jauh lebih sedikit dibanding cara manual, dan petani tidak perlu masuk ke tengah sawah.

Memilih Alsintan yang Tepat untuk Lahan Anda

1. Olah Tanah: Traktor Sesuai Luas dan Jenis Lahan

Sawah, lahan kering, kebun sawit, dan kebun tebu membutuhkan kelas tenaga (HP) yang berbeda. Traktor yang terlalu kecil membuat pengolahan lambat, sedangkan yang terlalu besar membuang solar. Lihat pilihan traktor Zoomlion.

2. Panen: Combine Harvester untuk Memangkas Susut Hasil

Mesin panen memotong, merontokkan, dan membersihkan gabah dalam sekali jalan, sehingga waktu panen dan kehilangan hasil berkurang. Baca juga combine harvester untuk padi.

3. Perawatan Tanaman: Drone Sprayer dan Spreader

Cocok untuk penyemprotan pestisida dan pupuk cair, maupun penebaran pupuk butiran dan benih, terutama di lahan luas atau sulit dijangkau. Lihat drone EAVision dan drone VectorAgr.

4. Hitung Kapasitas Kerja Sebelum Membeli

Perkirakan berapa hektare yang harus selesai per hari atau per bulan, lalu sesuaikan dengan kapasitas unit. Gunakan Kalkulator Pertanian untuk simulasi kapasitas drone dan kelas tenaga traktor.

Kesimpulan

Bantuan alsintan dari pemerintah menunjukkan arah yang jelas: pertanian Indonesia bergerak menuju mekanisasi untuk mengejar swasembada pangan 2027. Bagi kelompok tani, koperasi, dan perusahaan agribisnis, sekarang saat yang tepat untuk menghitung kebutuhan alat sesuai luas lahan dan jenis pekerjaan.


Siap memodernisasi lahan Anda? PT Diesel Agri Sukses Sejahtera (DASS) adalah distributor resmi traktor dan combine harvester Zoomlion, drone EAVision, serta drone dan auto steering VectorAgr. Hubungi kami untuk konsultasi pemilihan unit.

Sumber: Bioz TV, Pasundan News, Radar Bangsa, Liputan6, ANTARA, Liputan6 (drone), Kompas, Tribun Sumsel

← Kembali ke Berita & Artikel