Tips & Perawatan

7 Tips Menebar Pupuk dengan Drone di Sawah agar Merata dan Efisien

Drone mampu menebar pupuk butiran jauh lebih cepat dibanding cara manual. Namun, hasil yang merata dan efisien bergantung pada persiapan yang tepat. Berikut tujuh langkah yang perlu diperhatikan sebelum, selama, dan setelah penerbangan.

2 November 2026

7 Tips Menebar Pupuk dengan Drone di Sawah agar Merata dan Efisien

Pemupukan yang tepat waktu dan merata menjadi salah satu kunci produktivitas padi. Cara manual tidak hanya membutuhkan banyak tenaga, tetapi juga sering menghasilkan sebaran yang tidak seragam. Drone pertanian dengan sistem tebar (spreader) menawarkan solusi yang lebih cepat dan terukur, asalkan dioperasikan dengan benar.

Agar setiap butir pupuk jatuh di tempat yang tepat dan tidak ada yang terbuang, perhatikan tujuh langkah berikut.

1. Pastikan Pupuk dalam Kondisi Kering

Pupuk butiran yang lembap atau menggumpal dapat menyumbat saluran tebar dan membuat sebaran tidak merata. Simpan pupuk di tempat yang kering dan terlindung, lalu hancurkan gumpalan sebelum dimasukkan ke tangki.

2. Lakukan Kalibrasi Sebelum Bekerja

Tentukan dosis pupuk per hektare sesuai rekomendasi, kemudian lakukan uji tebar singkat pada sebagian lahan. Langkah ini memastikan jumlah pupuk yang keluar sesuai dengan rencana sejak awal.

3. Atur Ketinggian dan Kecepatan Terbang

Ketinggian dan kecepatan terbang sangat memengaruhi lebar dan kerapatan sebaran. Penerbangan yang terlalu tinggi membuat pupuk mudah terbawa angin, sedangkan kecepatan yang terlalu tinggi menghasilkan sebaran yang tipis. Gunakan pengaturan yang direkomendasikan pabrikan sesuai jenis pupuk.

4. Pilih Waktu dan Cuaca yang Tepat

Operasikan drone saat angin tenang dan tidak hujan. Angin kencang dapat membelokkan pupuk ke petak lain, sementara hujan membuat butiran menempel dan menggumpal di alat tebar.

5. Rancang Jalur Terbang yang Saling Tumpang Tindih

Atur jalur terbang agar setiap lintasan sedikit beririsan dengan lintasan sebelumnya. Cara ini mencegah adanya area yang terlewat dan menjaga pertumbuhan tanaman tetap seragam.

6. Sesuaikan Muatan dengan Kapasitas Tangki

Isi tangki tebar sesuai kapasitas yang dianjurkan agar drone tetap stabil dan efisien. Sebagai gambaran, VectorAgr HD540S dilengkapi tangki tebar 60 liter, sementara EAVision J150 memiliki tangki tebar 100 liter untuk hamparan yang lebih luas.

7. Bersihkan Alat Tebar Setelah Digunakan

Residu pupuk bersifat korosif dan dapat merusak komponen jika dibiarkan. Setelah selesai, kosongkan tangki dan bersihkan sistem tebar sesuai petunjuk buku manual agar drone siap dipakai pada penerbangan berikutnya.

Pemupukan Lebih Cepat, Hasil Lebih Terukur

Dengan persiapan yang baik, drone dapat menyelesaikan pemupukan dalam waktu jauh lebih singkat dengan sebaran yang lebih merata. Hasilnya, tenaga kerja lebih hemat, penggunaan pupuk lebih efisien, dan tanaman tumbuh lebih seragam.


Siap mempercepat pemupukan di sawah Anda? Lihat pilihan drone tebar pupuk dan benih, hitung kebutuhan lahan dengan Kalkulator Pertanian, atau konsultasikan dengan tim DASS.

← Kembali ke Berita & Artikel