Berita Industri

Drone Pertanian Makin Akrab di Sawah: Dari Penyemprotan Padi hingga Layanan Bersama Kelompok Tani

Akhir Oktober 2026, penyemprotan padi dengan drone kembali jadi sorotan di berbagai daerah. UPJA mulai menyiapkan operator bersertifikat, dan pemakaian bersama lewat kelompok tani didorong agar lebih banyak petani merasakan manfaatnya.

29 Oktober 2026

Drone Pertanian Makin Akrab di Sawah: Dari Penyemprotan Padi hingga Layanan Bersama Kelompok Tani

Pemandangan drone yang terbang rendah di atas hamparan sawah kini makin sering terlihat di berbagai daerah. Pada akhir Oktober 2026, sejumlah kegiatan penyemprotan padi menggunakan drone kembali menjadi sorotan, tanda bahwa teknologi ini mulai menjadi bagian dari keseharian petani Indonesia.

Penyemprotan Padi dengan Drone di Malang

Pada Rabu, 28 Oktober 2026, Babinsa Kelurahan Arjowinangun mendampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kedungkandang, Kota Malang, dalam penyemprotan pestisida tanaman padi menggunakan drone di lahan Kelompok Tani Sejahtera Sawarojo. Dalam kegiatan tersebut, petani diingatkan untuk memperhatikan ketepatan dosis pestisida, kondisi cuaca, serta penggunaan alat pelindung diri selama penyemprotan.

UPJA Siapkan Drone dan Operator Bersertifikat

Di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) menyiapkan drone sprayer untuk melayani petani. Operatornya sudah mengantongi sertifikat remote pilot, langkah penting agar drone dioperasikan dengan aman dan sesuai aturan.

Pemakaian Bersama Jadi Solusi

Tim Ekspedisi Patriot IPB University mencatat bahwa harga drone masih menjadi tantangan bagi petani perorangan. Karena itu, pemanfaatan secara kolektif, misalnya lewat kelompok tani, UPJA, atau brigade pangan, didorong agar lebih banyak petani bisa merasakan manfaatnya. Petani yang sudah mencoba menilai pemakaian pupuk dan pestisida menjadi lebih terukur.

Kenapa Drone Makin Dilirik

Tenaga semprot makin sulit dicari, sementara serangan hama harus ditangani tepat waktu. Drone menyemprot dari udara dengan dosis dan jalur terbang yang diatur, sehingga petani tidak perlu masuk ke petakan dan bersentuhan langsung dengan pestisida. Satu unit juga bisa melayani banyak anggota kelompok tani secara bergiliran.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Agar hasilnya maksimal, pastikan dosis dan campuran pestisida sesuai anjuran, terbang saat angin tenang dan tidak hujan, gunakan alat pelindung diri saat mencampur dan mengisi tangki, serta serahkan pengoperasian kepada operator yang terlatih dan bersertifikat. Periksa nozel dan kalibrasi semprotan sebelum mulai bekerja.

Memilih Drone Sesuai Luas Lahan

Untuk lahan kecil hingga menengah, VectorAgr HD525 dengan tangki semprot 25 liter ringkas dan mudah dioperasikan satu orang. Untuk kelompok tani atau UPJA yang melayani hamparan lebih luas, VectorAgr HD540S berlengan enam dengan tangki semprot 40 liter dan tangki tebar 60 liter. Sementara untuk skala perkebunan, VectorAgr V180 menawarkan muatan hingga 180 kg.

Hitung perkiraan kebutuhan penyemprotan lahan Anda lewat Kalkulator Pertanian sebelum memilih unit.


Ingin mulai memakai drone untuk sawah atau kebun? Lihat jajaran drone di halaman VectorAgr dan EAVision, atau konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim DASS.

← Kembali ke Berita & Artikel